Pemilik Klub Sepak Bola Inter Milan Ternyata Orang Indonesia

08/10/2019

Inter Milan, tentu saja, sudah tahu nomor ini jika Anda adalah member situs agen sbobet, terutama di liga Italia. Erick Thohir, seorang pengusaha Indonesia yang sukses, sekarang dikenal sebagai klub besar Italia Internazionale Milano atau Inter Milan.

Dengan keberhasilan dan cintanya untuk olahraga yang sangat besar, ia akhirnya berhasil menjadi pemilik klub yang pernah mengemas liga champion, gelar kompetisi sepakbola terbaik Eropa. Dengan membawa banyak visi tentang dunia bisnis dan olahraga, Erick Thohir telah muncul sebagai salah satu pengusaha paling sukses dan inovatif di Indonesia.

Kisah Eric Tohir

Eric Tohir lahir pada 30 Mei 1970 di Jakarta. Tumbuh dalam judi online wirausaha, ia adalah putra pengusaha sukses Teddy Tohir, dan ayahnya adalah salah satu pemilik Grup Internasional Astra, yang beroperasi di beberapa sektor industri seperti mobil dan asuransi. Ia juga memiliki dua saudara laki-laki, Bukit Garibaldito dan Bukit Rikateau. Seperti ayahnya, Garibaldi Tohill adalah pengusaha sukses yang bekerja di bank investasi.

Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, Eric melanjutkan pendidikan sarjana di Universitas Glendale. Jadi dia memutuskan untuk menyelesaikan gelar sarjana dan melanjutkan penelitiannya ke tingkat master.

Universitas Nasional California, setelah mempertimbangkan beberapa hal, menjadi pilihannya. Di sebuah universitas terkenal di Paman Sam, ia mengambil jurusan administrasi bisnis hingga kelulusan terakhirnya pada tahun 1993.

Perjalanan karier Eric Tohir

Setelah kembali dari Amerika, jalur kariernya dijamin tidak mudah. Ayahnya adalah seorang pengusaha terkenal, tetapi ia tidak selalu mendapatkan kenyamanan dari ayahnya. Bahkan ayahnya menyarankan untuk tidak berpartisipasi dalam manajemen bisnis keluarganya. Ayahnya ingin Erik menemukan jalannya sendiri menuju sukses.

Akhirnya, bersama rekan-rekannya Wisnu Wardana, Harry Zurnadi, dan Muhammad Lutofi, ia mendirikan perusahaan bernama Grup Mahaka. Mahaka Group adalah perusahaan yang bergerak di media cetak dan media elektronik. Perkembangan Grup Mahaka dimulai dengan akuisisi Republik setiap hari.

Grup Mahaka resmi mengakuisisi Republica pada tahun 2001 ketika Republica berada di ambang kebangkrutan. Namun, upaya dan upaya Eric dan rekannya membuktikan bahwa Grup taruhan bola dapat meningkatkan reputasi publik setiap hari.

Sebagai pelopor bisnis, Eric juga didukung oleh selebritas di dunia media Indonesia, termasuk kompas Jacob Oetama dan Dalan Iscan, yang dikenal sebagai pemilik Javapos. Dukungan pengetahuan dan dorongan dari beberapa aktivis media memberi Eric dorongan pribadi dan inspirasi tambahan.

Erick menjabat sebagai komisaris Grup Mahaka dan mampu mengembangkan jaringan perusahaan dengan memperoleh hak akuisisi dari beberapa media lain, termasuk Shinchuharian Indonesia. Perusahaan saat ini beroperasi secara independen dan berbatasan dengan Malaysia. Jenis media lain juga telah berhasil ditembus oleh Grup Mahaka. Beberapa majalah seperti +, Parents Indonesia dan Golf Digest adalah bagian dari grup Mahaka. Keakraban dengan beberapa media elektronik lainnya seperti JakTV, stasiun radio Prambors FM, Delta FM, Radio FeMale, dan GeN 98,7 FM adalah bukti keberhasilan bisnis Grup Mahaka di bawah kendali Erick.



Baca Juga Selanjutnya : Sang Raja Renang Michael Phelps Atlit Olimpiade Yang Bangkit Dari Kegagalan


Berjalan Eric Tohir di dunia olahraga

Selain dunia bisnis, Erick Thohir memiliki minat besar dalam bola basket pada khususnya. Itu juga sebabnya dia begitu terlibat dalam dunia bola basket. Namun dalam kemampuannya sebagai wirausaha, tentu saja, peran Eric bukanlah menjadi aktor di tempat, melainkan menjadi pengamat dan aktivis di lapangan.

Berkat belas kasihnya, ia dianggap memenuhi syarat di dunia bola basket dan diangkat sebagai presiden Persatuan Bola Basket Indonesia (PERBASI) dalam masa jabatan 2006. Bola basket Asia Tenggara atau SEABA hingga musim 2014 mendatang.

Puncak popularitas Eric adalah pembelian resmi sebuah klub besar Italia, Inter Milan, dari mantan manajemen yang dipimpin oleh Massimo Moratti. Dengan pembelian ini, Anda menjadi salah satu warga negara berkembang yang merupakan pemilik klub olahraga besar di seluruh dunia.

Dia selalu berpikir bahwa bisnis dan olahraga adalah dua hal yang dapat membuat satu sama lain sempurna. Bukan hanya dia masih melihat peluang besar di masa depan di industri olahraga modern.

Akhirnya, wawancara video dengan Erick Thohir di stasiun TV domestik menyusul. Terinspirasi!